Beberapa Jenis Relaksasi Untuk Mengatasi Insomnia

Jenis Relaksasi Untuk Mengatasi Insomnia

Permasalahan tidur atau insomnia memang sudah kerap dialami oleh hampir semua orang di seluruh belahan dunia. Dalam kondisi ini seseorang akan merasakan kesusahan saat tidur. Dan alhasil para penderita akan merasa tidak puas dengan kualitas maupun kuantitas tidur mereka. Walaupun sudah tidur pada jam yang cukup sekalipun, yakni selama 8 jam.

Jika terus dibiarkan, gejala insomnia sendiri bisa mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang. Dimana pengidapnya akan merasakan kelelahan dan rasa tak bertenaga saat beraktifitas. Selain itu para penderitanya juga akan mengalami permasalahan berfikir, karena sering mengalami kehilangan konsentrasi. Sehingga keadaan tubuh tidak bisa dibilang prima.

Namun salah satu cara untuk mengatasi gejala insomnia, sebenarnya bisa dilakukan dengan mengendalikan fikiran untuk tetap tenang dan rileks. Oleh karena itu relaksasi insomnia perlu dilakukan secara berkala. Berikut beberapa jenis relaksasi untuk mengatasi gangguan insomnia.

Beberapa Jenis Relaksasi Untuk Mengatasi Insomnia

  1. Menggunakan Metode Militer

Relaksasi metode militer merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk pengidap insomnia, agar bisa cepat merasakan kantuk. Metode ini dibuat oleh Sharon Ackerman melalui bukunya yang berjudul Relex and Win: Performance Championship. Dengan cara merilekskan seluruh otot wajah, melepaskan ketegangan, membuang nafas untuk merilekskan dada, merilekskan paha dan betis, dan menjernihkan fikiran selama 10 menit.

  1. Menggunakan Metode Pernafasan

Salah satu teknik pernafasan yang bisa digunakan untuk membantu mengatasi insomnia adalah metode 4-7-8. Bahkan metode pernafasan ini seringkali disebut sebagai metode yang ampuh dan efektif untuk membuat mata terpejam.

Cara melakukannya pun cukup simpel, Anda hanya perlu membuang nafas dalam-dalam melalui mulut. Lalu tutup bibir, dan tarik nafas kembali melalui hidung secara mendalam selama 4 detik. Setelah tahan nafas selama 7 detik, dan buang nafas secara perlahan melalui mulut kembali. Dan ulangi secara berulang-ulang kali.

  1. Menggunakan Metode Rileksasi otot dalam

Relaksasi insomnia selanjutnya bisa dilakukan dengan menggunakan metode relaksasi otot dalam. Relaksasi otot dapat membantu fikiran serta ketenangan dalam tubuh seseorang. Para pasien hanya perlu merilekskan otot dahi selama lima detik dengan mengangkat alis setinggi mungkin.

Kemudian lakukan kembali selama 10 detik. Setelah itu lakukan senyuman lebar untuk mengenvangkan otot pipi. Dan lanjut bersantai selama 10 detik, lalu miringkan kepala sedikit ke belakang, dan santai sejenak saat leher telah bersandar pada bantal.

Itulah beberapa jenis relaksasi insomnia yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi kesusahan saat tidur. Metode di atas bisa dilakukan secara rutin agar kebiasaan sebelum tidur bisa terasa nyaman di setiap harinya. Jika masih belum sembuh, mungkin Anda perlu minum madu deep sleep sebagai salah satu solusi insomnia.