Pengertian dan Hukum dalam Berkurban di Idul Adha

Pengertian-dan-Hukum-dalam-Berkurban-di-Idul-Adha

Sebagai umat muslim tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya hari raya kurban Idul Adha.

Ketika pada hari raya Idul Adha semua orang akan berkumpul untuk menjalankan ibadah shalat Ied pada pagi hari secara berjamaah.

Selain itu ada lagi sebuah ritual penyembelihan hewan kurban untuk memperingati peristiwa yang dialami oleh nabi Ibrahim.

Kata kurban sebenarnya berasal dari bahasa Arab yaitu Qariba yang memiliki arti mendekatkan. Sehingga dapat diartikan sebagai pendekatan kepada Alloh SWT dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Selain itu dalam berkurban juga ada istilah udlhiyyah yang berarti nama hewan yang akan disembelih ketika hari raya kurban. Selain itu ada nama Tadlhiyyah yang artinya orang yang melakukan kurban.

Hukum Melaksanakan Kurban di Hari Raya Idul Adha

Hukum kurban pada hari raya Idul Adha ini adalah sunnah muakkad yang berarti ibadah ini sangat dianjurkan sehingga mendekati wajib.

Ketentuan itu sudah dijelaskan pada Al Quran surat Al-Hajj ayat 34. Ketentuan hewan-hewan yang bisa dijadikan untuk berkurban pada hari raya Idul Adha adalah hewan-hewan yang diternak.

Hewan-hewan ternak ini seperti: kambing, sapi, domba, kerbau, dan unta. Kemudian untuk satu ekor sapi dan unta bisa digunakan berkurban 7 orang, boleh untuk satu keluarga dan lainnya.

Kalau untuk satu hewan kambing hanya bisa digunakan untuk kurban 1 orang saja. Untuk hewan ternak seperti ayam dan burung memang tidak diperbolehkan untuk berkurban.

Terdapat persyaratan yang dijadikan dalam memilih hewan kurban mulai dari :

  1. Kambing yang digunakan untuk berkurban ini minimal sudah berumur lebih satu tahun. Kalau untuk sapi sah ketika sudah berumur lebih dua tahun.
  2. Hewan yang akan dijadikan untuk kurban ini tidak boleh cacat dan sakit. Mengingat ketika hewan cacat digunakan untuk berkurban maka hukumnya tidak sah.

Hewan-hewan kurban ini tidak hanya dibagikan untuk mereka yang berkurban tetapi juga diberikan untuk orang lain. Kemudian hewan kurban ini wajib diberikan kepada fakir miskin dan saudara-saudara yang membutuhkan.

Demikianlah penjelasan agen jual sapi kurban mengenai hukum kurban di hari raya Idul Adha. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda tentang hukum dalam berkurban di hari raya Idul Adha.